Monday, May 30, 2016

Makna Lagu Cik Cik Periuk


Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman budaya. Salah satu keanekaragaman budaya Indonesia terletak pada lagu daerahnya. Salah satu lagu daerah yang terkenal di Indonesia adalah Lagu Cik Cik Periuk. Cik Cik Periuk adalah lagu daerah dari daerah Kalimantan Barat tepatnya Kabupaten Sambas. Penciptanya lagu ini tidak diketahui secara pasti, namun menurut masyarakat Sambas lagu ini diciptakan oleh orang asli Dayak di Kalimantan Barat. Lagu ini sudah ada sejak 150 tahun yang lalu.

Lirik Lagu Cik Cik Periuk
Cik Cik Periuk Belanga Sumping Dari Jawe
Datang Ne' Kecibok Bawa Kepiting dua ekok

Cak Cak Bur Belanga Idong Picak Gigi Rongak
Sape Kitawa Dolok Dipancung Raje Tunggal
Sape Kitawa Dolok Dipancung Raje Tunggal

Cak Cak Bur Belanga Idong Picak Gigi Rongak
Sape Kitawa Dolok Dipancung Raje Tunggal
Sape Kitawa Dolok Dipancung Raje Tunggal

·                                Makna Lagu
Lagu ini menceritakan tentang kehidupan sosial dimasa lampau warga Sambas. Makna dari lagu Cik Cik Periuk yaitu sindiran untuk dari masyarakat Sambas pada zaman dahulu kepada masyarakat luar yang datang ke daerah Sambas. Makna dari masing-masing lirik lagu antara lain :

Cik cik periuk belanga sumping dari jawe
Kata cik cik bermakna bunyi dari dalam periuk. Periuk itu sendiri berarti peralatan dapur yang terbuat dari logam atau tanah liat yang digunakan untuk membuat nasi. Kalimat belanga sumping dari jawe maksudnya adalah sebuah panci yang sudah rusak bagian tepinya yang berasal dari Jawa. Makna konotatif dari kalimat ini adalah semua hal yang berasal dari Jawa itu tidak baik, karena pada saat itu masyarakat yang datang ke daerah Sambas adalah tentara Jawa yang memakai pakaian tentara Hindia Belanda.

Datang nek kecibok bawa kepiting dua ekok
Kalimat datang nek kecibok bermakna bahwa orang yang datang ke daerah Sambas tidak hanya orang Jawa saja, tetapi orang yang berasal dari Tiongkok juga. Sedangkan, kalimat bawa' kepiting dua ekok bermakna bahwa seekor kepiting memiliki dua buah capit yang tajam yang digunakan untuk membawa dua niat yang berbeda atau memiliki dua strategi yang saling mengapit kanan dan kiri, maksudnya adalah selalu mengadu domba.

Cak cak bur dalam belanga idong picak gigi rongak
Kalimat cak cak bur dalam belanga' bermakna bahwa semua benda masuk ke dalam panci. Makna konotasi dari kalimat cak cak bur dalam belanga' adalah bahwa semua hal dalam kehidupan sudah sangat sibuk, seperti di dalam panci yang sudah tercampur semua benda. Dikatakan kehidupan sudah sangat sibuk karena kehidupan sekarang sudah banyak orang yang sibuk dengan urusan dunia dan melupakan kehidupan akhirat. Sedangkan, kalimat idong picak gigi rongak bermakna bahwa ada orang yang serba memiliki kekurangan, karena hidungnya pesek dan giginya ompong. Gigi ompong bermakna orang yang jelek.

Sape kitawa dolok dipancung raje tunggal
Kalimat ini bermakna bahwa siapa yang tertawa ketika melihat orang yang jelek maka akan diberi hukuman berupa pancungan oleh raja tunggal, karena telah menghina ciptaan sang Tuhan. Maksud dari raja tunggal adalah Tuhan.

Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Cik_Cik_Periuk
http://ideabdi.blogspot.co.id/2016/01/apa-makna-yang-terkandung-pada-lagu-cik.html
http://www.misterpangalayo.com/2016/01/fakta-menarik-seputar-lagu-cik-cik.html

Big Ben


Jika kita berada di Kota London, Inggris tepatnya di salah satu sudut Istana Westminster terdapat sebuah Menara jam. Menara ini sering disebut sebagai Big Ben. Namun sebenarnya Big Ben bukanlah nama dari menara jam tersebut melainkan nama dari lonceng besar didalamnya.
Tinggi menara ini mencapai 96.3 meter (316 kaki) dan dibangun dengan gaya Gothik Victoria. 61 meter (200 kaki) di bawah jam terbuat dari bata yang dilapisi oleh batu, sedangkan puncak menara ditopang dengan rangka besi yang dibuat dari besi leleh. Menara ini dibangun di atas tanah berukuran 15 meter kali 15 meter, fondasi terbuat dari beton setebal 3 meter (9 kaki), pada kedalaman 4 meter (13 kaki) di bawah permukaan. Semua sisi jam tingginya 55 meter (180 kaki) dari atas tanah. Konstruksi menara ini mulai dibangun pada tanggal 28 September 1843. Pembangunan dimulai dari dalam sehingga perancahnya tak terlihat dari luar. Kondisi tanah yang berubah saat pembangunan menara jam ini membuatnya sedikit miring ke barat laut kurang lebih 220 milimeter (8.66 inci). Menara ini miring setiap tahun sebanyak beberapa milimeter ke arah timur dan barat dikarenakan efek thermal.
Menara jam yang terdapat lonceng besar Big Ben ini dirancang oleh Augustus Pugin. Saat pembangunan berlangsung pada 1852, Pugin sakit keras dan meninggal tanpa bisa mengenali keluarganya sendiri. Saat itu usianya 40 tahun, dan ia tak pernah tahu bahwa karya terakhirnya amat terkenal.
Pada tahun 1855, Sir Benjamin Hall, seorang politisi berkebangsaan Inggris yang diangkat sebagai First Commissioner of Works berjasa mengembangkan fasilitas lingkungan dan kebersihan di London. Ia juga mengawasi pembangunan kembali Houses of Parliament, termasuk pembuatan lonceng besar berbobot lebih dari 13 ton yang diletakkan di atas menara tersebut, yang akhirnya dijuluki dengan nama Big Ben. Meskipun lonceng raksasa ini dikenal dengan nama Big Ben tetapi asal muasal Big Ben untuk penamaan lonceng ini masih dipertanyakan. Boleh jadi nama itu didapatkan dari sang politisi, yang memiliki tubuh besar setinggi 1,93 meter. Atau, nama ini bisa juga berasal dari petinju kelas berat yang amat terkenal pada masa itu, Benjamin Caunt. Petinju setinggi 1,88 meter yang memiliki julukan Big Ben ini tersohor karena menyandang gelar juara pada 1850.

Referensi :

http://www.ilmusipil.com/menara-jam-london-big-ben

Monday, April 18, 2016

Sinopsis Film Lean On Me


Film Lean On Me menceritakan tentang kisah seorang kepala sekolah berkulit hitam yang mendedikasikan dirinya di Eastside High School yang bernama Joe Clark yang diperankan oleh Morgan Freeman. Eastside High School saat itu merupakan sekolah swasta yang bergengsi.
Awalnya Clark adalah seorang guru di Eastside High School namun tanpa alasan yang jelas ia dipecat oleh dewan sekolah. Keadaan jauh sekali berubah. Kondisi Eastside High School makin memburuk. Eastside High School yang tadinya merupakan sekolah bergengsi berubah menjadi sekolah yang terbengkalai dan berada di peringkat terbawah daftar peringkat sekolah terbaik. Bahkan banyak murid terjebak dalam dunia narkoba dan kriminal. Beberapa murid bahkan tak segan-segan melawan para guru dengan kekerasan, bahkan kepala sekolah tersebut menderita koma akibat dipukuli secara brutal oleh siswanya sendiri.
Eastside High School terancam diambil alih oleh pemerintah karena tidak memenuhi syarat yaitu siswa yang lulus ujian kemampuan dasar harus mencapai 75%. Sedangkan pada ujian sebelumnya hanya 30% siswa yang lulus ujian kemampuan dasar. Hal tersebut dikarenakan situasi dan kondisi belajar yang tidak kondusif. Para dewan sekolah merasa gusar karena dalam waktu 110 hari murid-muridnya masih tidak lulus ujian kemampuan dasar maka Eastside High School akan diambil alih oleh pemerintah. Dan melalui sebuah rapat dewan sekolah akhirnya diputuskan bahwa mereka akan memanggil kembali Joe Clark untuk menjadi kepala sekolah di Eastside High School. 20 tahun kemudian Clark dikirim kembali ke Eastside High School, tempat mengajarnya dulu sebagai kepala sekolah
Tentu saja hal tersebut menjadi tugas berat bagi Joe Clark. Ia tidak bermain manis. Ia harus terlebih dahulu mengendalikan sekolah dan kemudian melangkah maju. Sebagai langkah awal Joe dengan tegas mengeluarkan setiap murid yang terlibat narkoba maupun tindakan kriminal, memecat guru-guru yang tidak menyukai caranya memimpin, dan mengadakan pertemuan dengan para wali murid untuk menjelaskan keiginannya merubah sekolah itu. Pada hari pertama, dia langsung meminta daftar nama anak-anak yang yang merupakan bandar  dan pernah terlibat narkoba, anak-anak dengan kasus kekerasan dan kriminal, serta anak-anak yang sudah berada di sekolah lebih dari 5 tahun. Ada 300 anak yang langsung dipanggil ke atas panggung, dan didepan seluruh warga sekolah, langsung diberhentikan dan diusir saat itu juga
Situasi menjadi ricuh. 300 anak yang diberhentikan langsung dibawa keluar oleh petugas sekolah. Setelah mengeluarkan 300 anak tersebut Joe Clark berkata :

“kalian mungkin yang akan dikeluarkan selanjutnya.
mereka mengatakan bahwa sekolah ini telah mati layaknya kuburan, tetapi kita menyebut diri kita sebagai hantu benar begitu?
Dan apa itu hantu?
Hantu adalah roh yang terbangun dari kematian.
Aku ingin kalian menjadi hantuku.
 Kalian akan memimpin kebangkitan dengan memperjuangkan harapan kalian.
Motto saya sederhana.
Jika kalian gagal dalam hidup saya tidak mau kalian menyalahkan orang tua kalian
Saya tidak mau kalian menyalahkan orang lain
Saya mau kalian menyalahkan diri kalian sendiri
Karena tanggung jawab ada di tangan kalian”


Suasana berubah menjadi hening. Seluruh siswa yang mendengarkan pidato Clark terdiam. Setelah kejadian tersebut banyak orang tua dan wali murid yang memprotes tindakan Joe Clark namun Joe Clark tetap bertahan. Ia tidak mau menganulir keputusannya.
Joe Clark benar-benar kerja keras untuk menegakkan kembali sekolah. Sepanjang hari dia berkeliling dengan megaphone di tangan berteriak, memperingatkan, menegur, dan menghukum siswa yang berbuat salah. Target akademisnya sederhana saja, bisa lulus ujian kemampuan dasar.
Setelah pengumuman pemberhentian terhadap 300 siswa, salah satu dari 300 siswa yaitu Sam yang diperankan oleh Jermaine Hopkins ingin kembali ke Eastside High School. Sam duduk didepan sekolah untuk menunggu kedatangan Joe Clark kepala sekolah Eastside High School. Saat Clark tiba, Sam langsung menghampiri Clark dan memohon agar Clark mengizinkan Sam kembali tetapi Sam langsung digeret naik ke atas atap oleh Clark. Saat diatas atap Clark memberikan teguram keras tentang bahaya menghisap kokain. Setelah itu Clark menyuruh Sam untuk melompat tetapi Sam menolak. Sam berjanji kepada Clark bahwa ia tidak akan mengulangi tindakan buruknya lagi tetapi Clark sang kepala sekolah masih tetap tidak mempercayaninya. Sam terus memohon sambil menangis agar Clark mengizinkannya kembali ke Eastside High School. Akhirnya Joe Clark memberikan kesempatan yang kedua kepada Sam untuk bersekolah kembali di Eastside High School.

Selain Sam ada siswa lainnya yang dikeluarkan memaksa masuk kembali ke Eastside High School dan memukuli salah satu siswa Eastside High School. Tak lama kemudian Joe Clark sang  kepala sekolah datang. Saat Clark datang siswa yang telah dikeluarkan tersebut mengeluarkan sebilah pisau ke arah Clark. Beruntung Joe Clark dapat merebut pisau dan melumpuhkan siswa yang telah dikeluarkan tersebut kemudian Clark mengusir siswa yang telah dikeluarkan tersebut. Untuk mengantisipasi hal serupa Joe Clark memutuskan untuk mengunci pintu sekolah dengan rantai selama jam belajar berlangsung. Hal ini dilakukan untuk mencegah masuknya peredaran obat-obatan terlarang. Metode Clark yang tidak biasa ini sering menyebabkan terjadinya perdebatan dengan banyak guru dan wakil kepala sekolah.
Sementara itu salah satu orang tua yaitu Mrs. Barret yang anaknya dikeluarkan dari Eastside High School oleh Clark mengadu ke walikota dan berusaha untuk menggulingkan sang kepala sekolah Joe Clark. Joe Clark akhirnya dijebloskan ke penjara
            Pada malam itu ketika Clark di penjara, rupanya walikota sedang mempersiapkan tentang pemberhentian Joe Clark sebagai Kepala Sekolah Eastside High School. Mengetahui hal tersebut seluruh siswa Eastside High School mengadakan  pertemuan di kantor pusat pendidikan Patterson. Mereka menuntut agar Joe Clark dibebaskan dari penjara. Mereka juga menuntut agar Joe Clark tetap menjadi kepala sekolah di Eastside High School. Mrs. Barret mencoba untuk meyakinkan kepada siswa bahwa Joe Clark telah membuat banyak keputusan yang salah dan Joe Clark bukanlah orang yang tepat untuk menjadi kepala sekolah Eastside High School. Mrs. Barret juga meminta agar siswa pulang kerumah masing-masing sebelum munculnya masalah yang lebih besar. Para siswa menganggap bahwa Clark peduli terhadap mereka dan Clark adalah kepala sekolah yang terbaik. Mereka tidak ingin menerima seorangpun kecuali Joe Clark sebagai kepala sekolah. Mereka kemudian meneriaki Mrs. Barret dengan sorakan yang dilakukan secara berulang-ulang.

Akhirnya Clark bebas dari penjara, dan mendapat kabar bahwa jumlah siswa yang lulus ujian kemampuan dasar sudah cukup mencapai target yang ditetapkan. Peraturan yang ditetapkan oleh Joe Clark untuk mengontrol sekolah kini tetap dipertahankan. Dengan itu Clark meninggalkan Mrs. Barret dan Walikota kemudian dia memimpin siswa-siswa untuk menyanyikan lagu Eastside High School. Film ini diakhiri dengan kelulusan siswa Eastside High School termasuk Sam dari ujian kemampuan dasar.

Note : Artikel ini ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan

Referensi :
https://en.wikipedia.org/wiki/Lean_on_Me_(film)

Monday, April 11, 2016

Kisah Trofi Jules Rimet


Kejuaraan Piala Dunia FIFA merupakan kejuaraan sepakbola terpopuler di dunia. Bentuk trofi dari kejuaraan ini yang sering kita lihat memiliki bentuk yang menggambarkan 2 manusia yang memegang bumi. Namun trofi tersebut bukan merupakan piala pertama yang diperebutkan pada kejuaraan piala dunia FIFA.
Trofi piala dunia pertama yang diperebutkan ialah Piala Jules Rimet. Awalnya, piala ini diberi nama Victory tetapi piala ini lebih dikenal dengan nama Coupe du Monde. Nama piala ini secara resmi diganti menjadi Piala Jules Rimet pada tahun 1946 untuk menghormati presiden FIFA ke-3 sekaligus Pencetus Kejuaraan Piala Dunia FIFA yaitu Jules Rimet.
Trofi ini dirancang oleh seniman asal Perancis yang bernama Abel Lafleur. Bentuk Trofi ini menggambarkan Dewi Nike yaitu dewi kemenangan pada mitologi Yunani yang sedang mengangkat cangkir besar berbentuk segi 10. Trofi ini terbuat dari sterling silver yang dilapisi emas beralaskan marmer. Pada tahun 1954 alas trofi ini diganti dengan lapis lazuli. Piala ini memiliki tinggi 35 cm (14 in) dan berat 3.8 kg.
Trofi ini pertama kali diperebutkan pada kejuaraan piala dunia pertama pada tahun 1930 di Uruguay. Negara pertama yang memenangkan trofi ini ialah Uruguay. Pada Tahun 1938 trofi ini berada di Italia yang merupakan negara pemenang pada kejuaraan piala dunia ke-3 tahun 1938 di Perancis. Italia merupakan tempat petualangan pertama dari trofi ini.
Saat di Italia, piala ini disimpan oleh wakil presiden FIFA asal Italia yang bernama Ottorino Barassi. Trofi ini menjadi incaran Tentara Nazi yang saat itu berkuasa. Beruntung trofi ini berhasil disembunyikan di kotak sepatu yang diletakkan di bawah tempat tidur Ottorino Barassi sehingga trofi tersebut tidak diketahui oleh Tentara Nazi.
            Kisah petualangan trofi ini selanjutnya terjadi di Inggris pada tanggal 20 Maret 1966 tepatnya 4 bulan sebelum kejuaran piala dunia 1966 di Inggris diselenggarakan. Pada tanggal tersebut, Trofi Jules Rimet hilang dicuri pada saat pameran di Westminster Central Hall. Beruntung trofi tersebut ditemukan terbungkus koran di bawah pagar taman kota di Upper Norwood, London Selatan. Trofi tersebut ditemukan oleh seekor anjing yang bernama Pickles.
Kisah petualangan trofi ini berlanjut ke Kota Mexico City, Meksiko tepatnya di Stadion Azteca tempat pertandingan final piala dunia 1970. Jules Rimet pada tahun 1930 menyatakan bahwa negara yang telah memenangkan Kejuaraan Piala Dunia FIFA sebanyak 3 kali berhak menyimpan trofi ini untuk selamanya. Pada pertandingan final piala dunia 1970, Brasil memenangkan kejuaraan piala dunia untuk ketiga kalinya dengan mengalahkan Italia dengan skor 4-1. Brasil dinyatakan berhak menyimpan Trofi Jules Rimet untuk selamanya. Kemenangan Brasil pada tahun 1970 membuat Trofi Jules Rimet tidak lagi diperebutkan pada Piala Dunia berikutnya.
            Trofi pengganti Trofi Jules Rimet yaitu Trofi Piala Dunia FIFA. Trofi ini dirancang oleh seorang seniman asal Italia yang bernama Silvio Gazaniaga. Trofi ini terbuat dari emas 18 karat beralaskan 2 cincin batu malasit. Trofi ini memiliki bentuk yang menggambarkan 2 manusia yang memegang bumi. Trofi ini memiliki tinggi 36,5 cm (14.4 in) dan berat 6175 g dengan berat emas mencapai 4297 g. Trofi tersebut masih diperebutkan hingga kini dan akan terus diperebutkan hingga Piala Dunia 2038.
            Brasil memang menjadi negara yang berhak menyimpan Trofi Jules Rimet untuk selamanya. Namun Brasil hanya menyimpannya selama 13 tahun sejak dinyatakan juara di tahun 1970. Markas Konfederasi Sepak Bola Brasil di Rio de Janeiro menjadi tempat petualangan terakhir dari Trofi Jules Rimet. Pada tanggal 18 Desember 1983 Trofi Jules Rimet dinyatakan hilang dicuri. Trofi tersebut hingga kini belum ditemukan. Masyarakat luas meyakini bahwa Trofi tersebut telah dilebur oleh pencurinya dan dijual sebagai emas batangan.
            Nasib Trofi Jules Rimet sungguh tragis pada petualangan terakhirnya. Sangat disayangkan benda yang merupakan saksi bisu awal dari penyelenggaraan piala dunia FIFA hilang dan dijual dengan bentuk lain. Brasil kini hanya memegang replika dari Trofi Jules Rimet.

Note : Artikel ini ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan
Referensi

Friday, March 4, 2016

Peraturan Plastik Berbayar


Kantong plastik merupakan barang yang sering digunakan untuk membawa belanjaan pada saat kita berbelanja di tempat retail modern seperti minimarket, supermarket, dan hypermarket. Kantong plastik ini biasanya diberikan secara gratis oleh petugas kasir. Namun mulai tanggal 21 Februari 2016 tidak ada lagi kantong plastik yang diberikan secara gratis di tempat perbelanjaan. Hal tersebut disebabkan oleh berlakunya Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor S.1230/PSLB3-PS /2016 tentang Harga dan Mekanisme Penerapan Kantong Plastik Berbayar. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa konsumen yang mnembutuhkan kantong plastik wajib membayar kantong plastik dengan harga minimal Rp 200,- per kantong sudah termasuk PPN. Peraturan plastik berbayar ini diterapkan pada gerai retail.
            Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan aturan tersebut bukan tanpa alasan. Alasan pemerintah antara lain karena pencemaran yang disebabkan oleh plastik. Banyak sekali kantong plastik yang hanya dipakai dalam waktu yang tak lama kemudian dibuang begitu saja dan akhirnya menjadi sampah. Plastik membutuhkan waktu yang sangat lama yakni 1000 tahun agar terurai sempurna. Pembuangan sampah plastik tentu saja dapat mencemarkan lingkungan.
Oleh sebab itu pemerintah mengeluarkan peraturan baru terkait permasalahan plastik yakni peraturan kantong plastik berbayar. Aturan ini mewajibkan kita untuk membeli kantong plastik seharga Rp. 200,-. Aturan ini sudah diterapkan di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang, Solo, Semarang, Surabaya, Denpasar, Palembang, Medan, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Ambon dan Papua. Di Jakarta harga kantong plastik pada tempat perbelanjaan retail modern lebih mahal yakni sebesar Rp. 5000,-. Aturan ini dibuat bukan untuk membebani masyarakat untuk membayar plastik yang digunakan tetapi untuk mengajak masyarakat mengurangi penggunaan kantong plastik. Berkurangnya pemakaian kantong plastik tentu dapat mengurangi pencemaran lingkungan.
Peraturan Pemerintah mengenai plastik berbayar telah dikeluarkan oleh pemerintah. Kita sebagai warga Negara wajib mematuhi peraturan tersebut apalagi peraturan ini terkait dengan lingkungan yang kita tempati. Akibat adanya peraturan ini kita diharuskan untuk menyiapkan uang lebih untuk membayar tiap kantong plastik yang akan kita gunakan. Kita bisa membawa kantong belanja sendiri jika kita tidak mau membayar kantong plastik. Jika kita membawa kantong belanja sendiri dan  tidak menggunakan kantong plastik berarti kita turut mendukung program pemerintah yaitu Program Indonesia Bebas Sampah 2020.

Referensi :

 Nama : Galih Seto
 Kelas : 2IC08
 NPM : 24414441
Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan
Tema : Negara dan Warga Negara
Sub Tema : Peraturan Negara




Wednesday, November 18, 2015

Tugas II Teknik Lingkungan & AMDAL : Kabut Asap di Riau

1.       Pendahuluan
       Riau merupakan salah satu propinsi yang berada di Pulau Sumatera. Propinsi Riau memiliki hutan yang kaya akan keanekaragaman hayatinya. Hutan-hutan tersebut juga menjadi tempat hidup hewan-hewan langka seperti aneka ragam jenis burung dan juga hewan-hewan lainnya. Keberadaan hewan tersebut tentu saja dapat menarik perhatian wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Propinsi Riau.

2.          Latar Belakang
       Akhir-akhir ini kondisi hutan di Propinsi Riau sangat memprihatinkan. Hal ini menyusul musibah kebakaran hutan yang terjadi di beberapa daerah di Pulau Sumatera. Bencana tersebut memicu adanya kabut asap yang membuat udara di Pulau Sumatera menjadi tercemar. Dari bencana kabut asap akibat kebakaran hutan tersebut, peramasalahan yang dihadapi antara lain Bagaimana dampak dari kabut asap dari kebakaran hutan bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya?

3.         Indeks Standar Pencemaran Udara
         Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) (bahasa Inggris: Air Pollution Index, disingkat API) adalah laporan kualitas udara kepada masyarakat untuk menerangkan tingkat kebersihan udara kita dan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan kita setelah menghirup udara tersebut selama beberapa jam atau hari. Penetapan ISPU ini mempertimbangkan tingkat mutu udara terhadap kesehatan manusia, hewan, tumbuhan, bangunan, dan nilai estetika.


ISPU ditetapkan berdasarkan 5 pencemar utama, yaitu: karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), Ozon permukaan (O3), dan partikel debu.

Tabel indeks tersebut pada pembahasan materi ini digunakan untuk membandingkan antara  standar tingkat kebersihan udara dengan tingkat kebersihan udara pada Propinsi Riau.

4.       Realita
         Pembahasan tentang realita di lapangan didasarkan pada berita yang ada pada Tribunnews.com yang ditulis oleh Sari Rezki.


Dari berita tersebut terlihat bahwa kualitas udara di Kota Pekanbaru Propinsi Riau pada hari Senin 28 September 2015 tergolong buruk dan sangat berbahaya. Indeks pencemaran udara di Kota Pekanbaru mencapai 858 psi. Jika dilihat dari Indeks Standar Pencemaran Udara maka angka indeks pencemaran ini berada pada level berbahaya.

5.       Dampak dari Kabut Asap
       Kabut asap akibat kebakaran hutan membawa dampak buruk bagi kehidupan. Dampak yang ditimbulkan antara lain:

          Dampak terhadap Kesehatan:
  1. Kabut asap dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan, serta menyebabkan reaksi alergi, peradangan dan mungkin juga infeksi.
  2. Kabut asap dapat memperburuk penyakit asma dan penyakit paru-paru kronis, bronkitis dan sebagainya.
  3. Kemampuan kerja paru-paru menjadi berkurang dan menyebabkan seseorang mudah lelah dan mengalami kesulitan bernapas.
  4. Bagi mereka yang berusia lanjut (lansia) dan anak-anak maupun yang mempunyai penyakit kronik, dengan kondisi daya tahan tubuh yang rendah akan lebih rentan untuk mendapat gangguan kesehatan.
  5. Kemampuan dalam mengatasi infkesi paru dan saluran pernapasan menjadi berkurang, sehingga menyebabkan lebih mudah terjadi infeksi.
  6. Berbagai penyakit kronik juga dapat memburuk.
  7. Bahan polutan pada asap kebakaran hutan dapat menjadi sumber polutan  di sarana air bersih dan makanan yang tidak terlindungi.
  8. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) jadi lebih mudah terjadi, terutama karena ketidak seimbangan daya tahan tubuh (host), pola bakteri/virus penyebab penyakit (agent) serta buruknya lingkungan (environment).


         Dampak terhadap Aktivitas Sehari-hari
     Dampak terhadap aktivitas sehari-hari dialami oleh orang-orang yang bepergian. Kabut asap membuat berkendara menjadi berbahaya karena jarak pandang yang terbatas.

         Dampak terhadap Hewan-hewan yang Berada di Hutan
       Kebakaran hutan ini tidak hanya berdampak pada hewan yang berada di hutan. Dampak yang diakibatkan antara lain makin berkurangnya hutan yang menjadi tempat tinggal para hewan dan juga kesehatan para hewan yang makin memburuk akibat kabut asap yang dihirup oleh para hewan.

5.      Tips Melindungi Diri dari Resiko Kabut Asap
Tips-tips yang dapat dilakukan jika berada di daerah yang terkena dampak kabut asap antara lain:
  1. Sedapat mungkin Hindari atau kurangi aktivitas di luar rumah/gedung. Terutama bagi mereka yang menderita penyakit jantung dan gangguan pernafasan.
  2. Jika terpaksa pergi ke luar rumah/gedung maka sebaiknya menggunakan masker.
  3. Minum air putih lebih banyak dan lebih sering
  4. Bagi yang telah mempunyai gangguan paru dan jantung sebelumnya, mintalah nasihat kepada dokter untuk perlindungan tambahan sesuai kondisi. Segera berobat ke dokter atau sarana pelayanan kesehatan terdekat bila mengalami kesulitan bernapas atau gangguan kesehatan lain.
  5. Selalu lakukan perilaku hidup bersih sehat (PHBS). Seperti makan bergizi, jangan merokok, istirahat yang cukup dan lain-lain.
  6. Upayakan agar polusi di luar tidak masuk ke dalam rumah/sekolah/kantor dan ruang tertutup lainnya
  7. Penampungan air minum dan makanan harus terlindung baik.
  8. Buah-buahan dicuci sebelum dikonsumsi. Bahan makanan dan minuman yang dimasak perlu di masak dengan baik.


6.          Upaya Penanganan Kabut Asap oleh Pemerintah
        Bencana kabut asap yang terus berlanjut menyebabkan pemerintah mengeluarkan berbagai upaya untuk menangani bencana kabut asap yang terus terjadi.Upaya penanganan kabut asap yang dilakukan oleh pemerintah antara lain modifikasi cuaca. Pemerintah melalui kerja sama antara Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan, TNI Angkatan Udara membuat hujan buatan di atas langit Riau.  BPPT memakai teknologi modifikasi cuaca untuk menciptakan hujan buatan guna mengatasai kabut asap akibat pembalakan liar. Teknologi Modifikasi Cuaca dilakukan dengan menyemaikan garam dapur (NaCl). Garam ini berukuran sangat kecil, yakni antara 10 sampai dengan 50 mikron dan berbentuk serupa tepung. Garam tersebut kemudian ditaburkan dari atas pesawat CN-295 milik TNI Angkatan Udara.
Selain memodifikasi cuaca, upaya lain yang dilakukan oleh pemerintah adalah penangkapan pelaku pembakar hutan dan pencabutan izin bagi perusahaan yang terbukti membakar hutan.

7.        Kesimpulan
        Kebakaran hutan yang terjadi di Riau menyebabkan timbulnya kabut asap yang mengganggu kehidupan manusia dan juga makhluk hidup lain. Timbulnya kabut asap ini menyebabkan kualitas udara di Riau khususnya di Riau tidak sehat. Jika dilihat dari Indeks Standar Pencemaran Udara maka angka indeks pencemaran udara di Riau. Kabut Asap ini berdampak buruk bagi kesehatan. Upaya pemerintah yang dilakukan untuk menangani bencana kabut asap akibat kebakaran hutan tersebut adalah modifikasi cuaca, menangkap pelaku pembakaran hutan, serta mencabut izin perusahaan yang terbukti melakukan pemabakaran hutan.


Sumber :

http://personal.its.ac.id/files/material/3796-assomadi-PU-V-(A)INDEX%20KUALITAS%20UDARA.pdf

http://news.detik.com/berita/3052212/kabut-asap-masih-selimuti-pekanbaru-pagi-ini-bandara-lumpuh-lagi

http://www.tribunnews.com/regional/2015/09/28/capai-858-psi-kualitas-udara-di-pekanbaru-berbahaya

http://dinkes.baritokualakab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=80:awas-bahaya-kabut-asap-&catid=41:berita-umum&Itemid=28




Saturday, October 10, 2015

Tugas I Teknik Lingkungan dan AMDAL : Observasi Industri Tempe Skala Rumah Tangga

1.    Pendahuluan

 

    1.1    Latar Belakang

 
        Tempe adalah makanan yang dibuat dengan cara fermentasi menggunakan jamur jenis Rhizopus atau sering disebut ragi tempe. Tempe merupakan makanan yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia mulai dari kalangan bawah, menengah, hingga kalangan atas. Hal tersebut menyebabkan industri pembuatan tempe banyak ditemui di hampir setiap kota di Indonesia. Sebagian besar industri tempe di Indonesia saat ini merupakan industri rumah tangga. Pembuatan tempe di Indonesia masih menggunakan cara tradisional dan banyak menggunakan tenaga manusia. 
            Kegiatan produksi tempe yang dilakukan oleh industri tempe tentu menghasilkan limbah. Limbah yang dihasilkan dari pembuatan tempe tersebut dapat membawa dampak buruk bagi lingkungan jika tidak diolah terlebih dahulu. Dampak buruk yang dihasilkan dari limbah tempe yang langsung dibuang berupa pencemaran lingkungan. Bahkan industri tempe yang langsung membuang limbah yang berbentuk cair ke sungai dapat membuat sungai tercemar dan mengganggu kelangsungan hidup hewan yang ada di dalam sungai tersebut.


    1.2    Permasalahan


           Permasalahan yang ditimbulkan dari adanya industri pembuatan tempe skala rumah tangga yang berkaitan dengan lingkungan antara lain:
    1. Bagaimanakah cara pembuangan limbah yang dihasilkan dari kegiatan produksi tempe pada industri tempe skala rumah tangga tersebut?
    2. Adakah pemanfaatan limbah yang dilakukan baik oleh pemilik industri tempe maupun warga yang ada di sekitar tempat industri tempe tersebut agar limbah yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan?

    1.3   Waktu dan Tempat

 

            Industri tempe yang dijadikan tempat observasi yaitu industri tempe skala rumah tangga yang terketak di Pondok Benda Jatiasih, Bekasi. Kegiatan observasi dilakukan pada hari rabu 7 Oktober 2015.



2.    Pembahasan

 

   2.1     Proses Pembuatan Tempe

                  

          Tempe merupakan makanan yang dibuat dari kedelai yang diberi ragi. Tempe terbentuk dari proses fermentasi kedelai. Secara garis besar, urutan pembuatan tempe antara lain sebagai berikut:

    1. Kedelai dimasak terlebih dahulu hingga matang. Setelah kedelai matang kemudian kedelai tersebut direndam selama 1 malam hingga lunak dan berlendir, kemudian dicuci hingga bersih.
    2. Kedelai dipecah dengan mesin pemecah hingga kedelai terbelah menjadi 2
    3. Kulit kedelai dipisahkan dengan cara memasukkan kedelai yang telah dipecah ke dalam air sehingga kulit kedelai mengapung dan dapat dipisahkan.
    4. Kedelai yang telah terkupas kemudian dicuci kembali hingga bersih. Setelah dicuci kemudian kedelai dicampurkan dengan ragi yang telah dilarutkan dan didiamkan selama kurang lebih 10 menit. 
    5. Kedelai yang telah bercampur dengan ragi kemudian ditiriskan hingga hampir kering. Setelah itu kedelai dibungkus kantung plastik untuk difermentasi selama 2 hari. Setelah proses fermentasi selesai maka diperoleh tempe yang siap untuk dijadikan lauk pauk

  2.2     Limbah Tempe

               
              Proses pembuatan tempe yang dilakukan oleh industri skala rumah tangga tentu saja menghasilkan limbah buangan. Limbah buangan dari proses pembuatan tempe dapat berupa limbah padat dan juga limbah cair. Limbah padat yang dihasilkan berupa kulit kedelai yang telah terpisah dari biji kedelai. Limbah cair yang dihasilkan berupa air hasil perebusan dan juga pencucian kedelai. 
          Limbah cair yang dihasilkan dari proses perebusan kedelai dapat mencemari lingkungan. Limbah cair tempe yang berupa air hasil perebusan kedelai memiliki Kandungan BOD(Biological Oxygen Demand) sebesar 1302,03 mg/l dan COD(Chemical Oxygen Demand) sebesar 31.380, 87 mg/l. Limbah cair yang dihasilkan dari proses perendaman kedelai memiliki Kandungan BOD sebesar 4188,27 mg/l dan COD sebesar 35.398,87 mg/l          
         Limbah cair tempe memiliki kandungan protein sebesar 0,42%, lemak 0,13%, Karbohidrat 0,11%, air 98,87%, kalsium 13,60 ppm, fosfor 1,74 ppm, dan besi 4,55 ppm. Limbah cair hasil pengolahan tempe yang langsung dibuang ke sungai akan menurunkan kualitas air sungai akibat pencemaran oleh limbah tersebut. Limbah cair dari tempe dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman air seperti eceng gondok menjadi sangat cepat sehingga terjadi penurunan jumlah ikan yang berada di sungai akibat kadar oksigen terlarut menurun. Air sungai yang telah tercemar oleh limbah cair tempe juga memiliki bau busuk
           Industri tempe skala rumah tangga yang dijadikan tempat observasi tidak memiliki tempat pengolahan limbah. Llimbah yang dihasilkan dari proses perebusan dan perendaman tempe dibuang langsung ke sungai. Kadang-kadang warga terutama warga yang memiliki hewan ternak di sekitar tempat industri tempe tersebut meminta limbah dari hasil produksi tempe terutama kulit kedelai dan air hasil rebusan kedelai. Limbah padat yang berupa kulit kedelai yang telah terkupas dijadikan sebagai makanan hewan ternak. Limbah cair terutama air hasil rebusan kedelai digunakan untuk minum hewan ternak. 

3.    Penutup

 

3.1     Kesimpulan

             Proses pembuatan tempe tentu menghasilkan limbah baik limbah padat seperti kulit kedelai maupun limbah cair seperti air hasil perendaman dan perebusan kedelai. Limbah yang dibuang langsung ke sungai tentu dapat menyebabkan kehidupan yang ada di sungai terganggu. Salah satu cara untuk mengurangi pembuangan limbah tempe ke sungai yaitu dengan menggunakan limbah hasil pembuatan tempe untuk pakan ternak seperti yang dilakukan warga yang memiliki hewan ternak yang tinggal di dekat tempat produksi tempe di daerah Pondok Benda Jatiasih, Bekasi.






Daftar Pustaka

Wiryani,Erni. "Analisis Kandungan Limbah Cair Pabrik Tempe". 11 Oktober 2015. https://www.mysciencework.com/publication/read/1484431/analisis-kandungan-limbah-cair-pabrik-tempe-kedelai#page-null

Said, Nusa Idaman dan Arie Herlambang. "Teknologi Pengolahan Limbah Tahu Tempe dengan Proses Biofilter Anaerob dan Aerob". 10 Oktober 2015. http://www.kelair.bppt.go.id/Sitpa/Artikel/Limbahtt/limbahtt.html

Tutuko, Pindo dan Imam Santoso. " Peluang Siklus Energi pada Proses Produksi UBR dan Limbah Usaha sebagai Alternatif Sumber Energi (Kasus Kampung Sanan "Tempe" Malang)". 9 Oktober 2015. http://www.academia.edu/12270031/Peluang_Siklus_Energi_pada_Proses_Produksi_UBR_dan_Limbah_Usaha_sebagai_Alternatif_Sumber_Energi_kasus_Kampung_Sanan_Tempe_Malang_